Kontak Kami

Follow Us

Jadwal Bank Online/ Offline

Senin s/d Jumat : 09:00 PM - 01:30 AM
Minggu : Tidak ada offline

Senin s/d Jumat & Minggu : 11:00 PM - 04:30 AM
Sabtu : 10:00 PM - 06:00 AM
Keterangan:
- Jadwal offline dapat berubah sesuai dengan ketentuan bank yang bersangkutan
- AM : Siang - Malam , PM : Malam - Siang

Kesempatan Martino Membayar Tuntas Kekalahan di Final 2011

Concepcion – Empat tahun lalu Gerardo Martino merasakan bagaimana pahitnya kekalahan di laga final Copa America. Tahun ini, bersama Argentina, Martino punya kesempatan besar membayar lunas kegagalannya tersebut.

Di negara kelahirannya, Argentina, Martino bersama timnas Paraguay membuat laju mantap di Copa America. Tak diunggulkan bisa maju ke final, La Albiroja mematahkan segala prediksi yang ada.

Cuma lolos dari grup sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik (tanpa kemenangan dan hanya meraih tiga hasil seri), Paraguay kemudian mengalahkan Brasil di perempatfinal lewat drama adu penalti.

Di semifinal, lagi-lagi Paraguay harus menuntaskan pertandingan lewat adu penalti dan kali ini Venezeula yang dikalahkan. Sayangnya Paraguay anti-klimaks di final dan takluk tiga gol tanpa balas dari Uruguay.

Martino pun gagal memberikan trofi juara untuk Paraguay dan lantas mundur setelah turnamen tuntas. “Cacat” Martino lainnya adalah dia gagal membawa Paraguay meraih satu pun kemenangan dan hanya mendapat lima hasil imbang, sebelum ke final.

Empat tahun berselang, Martino pun merangkai cerita serupa ketika partai final kembali dijejaknya bersama Argentina. Jalan Martino kali ini agak lebih berliku dan berbatu, mengingat Albiceleste adalah favorit juara.

Masalahnya performa timnya sedari fase grup tidaklah meyakinkan. Diimbangi Paraguay 2-2, menang 1-0 atas Uruguay dan Jamaika, serta imbang 0-0 Kolombia di perempatfinal sebelum menang lewat adu penalti.

Namun, Martino menjawab tuntas di partai semifinal ketika kembali dihadapkan dengan Paraguay. Lionel Messi dkk. menang telak 6-1 dan lolos ke final untuk menantang tuan rumah Chile di Santiago, Minggu (5/7) pagi mendatang.

Kesempatan besar ada di depan Martino untuk bisa membayar lunas kegagalan empat tahun lalu, plus tentunya membawa Argentina berjaya lagi setelah terakhir kali juara tahun 1993.

“Kami sangat senang karena para pemain ini bisa kembali tampil di final sebuah turnamen penting, dalam rentang kurang dari setahun,” tutur Martino seperti dikutip Reuters.

“Memang ini bukan Piala Dunia, tapi juga sangat penting. Kami akan bekerja keras untuk bisa memenangi laga final kontra Chile, tapi hari ini kami bermain bagus dan kami lebih tajam,” sambungnya.

(mrp/rin)

Tags

You may also like...

0 thoughts on “Kesempatan Martino Membayar Tuntas Kekalahan di Final 2011”

Leave a Reply

footer agen bola 388asia